Skip to main content

AWAL KALI PINGIN NULIS

AWAL KALI PINGIN NULIS


Nulis itu sama sekali gak gampang. Namun juga gak sulit-sulit amat sih, hehe. Yang paling sulit dari nulis adalah cara untuk ngenyamanin pembaca waktu ngebaca tulisan kita. Terdengar sederhana, namun aslinya cukup ribet.

Awalnya aku sama sekali gak ada niatan untuk sering nulis. Karena aku tahu nulis itu sulit. Pernah nyoba nulis dan nyoba baca lagi, eh hasilnya jelek. Ya udah, jadinya gak jadi nulis dan gak mau nulis.

Suatu saat aku lagi tengkar sama temenku. Temenku marah banget. Sms dan teleponku gak pernah dibales. Sampe beberapa hari kemudian dia ngirim tulisan lewat fb. Tulisannya lumayan panjang. Ternyata dia gak mau ngebahas masalah kita lewat telepon karena takutnya nanti salah ngomong. Karena kalo lewat tulisan dia bisa bener-bener ngecek betul tulisannya supaya maksud yang dia sampein bisa bener-bener tertuang dalam tulisan. Memang sih, akhirnya dia jadi butuh waktu agak lama untuk nulisnya.

Aku baca tulisannya dengan perasaan berdebar. Kayaknya baru kali ini (di hidupku) suatu masalah nyoba diselesein lewat tulisan.

Gila, aku menikmati betul setiap kata demi kata yang ada. Aku resapi betul maknanya. Dan aku bisa paham apa yang dia mau dan apa salahku. Lebih dari itu, aku luar biasa kagum atas keahlian menulisnya. Jujur, indaaahhh… indah banget tulisannya. Aku baca berulang-ulang kali. Masih tak percaya dia bisa nulis sebagus ini.

Dari sinilah motivasiku untuk nulis mulai tumbuh. Dia aja bisa, masa aku gak bisa. Jadinya aku terus-terusan usaha untuk nulis, nulis, dan nulis. Aku gak peduli apa hasilnya bagus ato jelek. Yang penting aku terus nulis aja.
(4-12-2016)


http://farisfitrah.blogspot.co.id/

Comments

  1. penulisan kata 'gak' lebih enak diganti dengan 'enggak'. Beberapa penulis fiksi prefer ke 'enggak'daripada 'gak'. selebihnya bagus. 90 Point yesss... *Salam buat temennya yaa ��

    ReplyDelete
  2. makasih nilai dan sarannya :)
    udah tak salamin. tapi dianya acuh :D
    kalo ngasih nilai di sini aja, Ma. biar rame blognya ^_^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

GADIS KECIL ITU

Semua nampak senang berfoto dengan teman ataupun keluarga mereka dengan balutan toga putih hijau. Ya, hari ini adalah hari wisuda mereka. Namun tidak dengan Tutik. Tak ada satupun keluarganya yang datang. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, namun hanya raut bahagia dari teman-temannya dan keluarga mereka yang nampak. Tiba-tiba saja salah seorang teman Tutik mengajak berfoto. Tutik tersenyum. Namun hatinya tidak. *** Tutik rebahkan badannya di kasur kamar. Ia pandangi langit-langit kamar sambil memikirkan acara wisudanya tadi. Sejurus kemudian Tutik ambil hpnya dan membuka facebook . Ia tuliskan ‘hari yang bahagia (harusnya), wisuda yang bahagia (harusnya), keluarga yang bahagia (harusnya)’ *** Aku kaget melihat status Tutik. Tutik yang selama ini kukenal tegar tiba-tiba jadi rapuh. Aku hanya sedikit menyesalkan apa yang Tutik lakukan. Dia boleh sedih namun lebih baik tidak menampakkannya, apalagi mengumbarnya. Aku yakin Allah sudah menyiapkan pahala yang tera...

DATANGMU ITU ……….

Dia datang. Dia datang. Ya, dia datang. Aaaaaahhhhh!!! Aku bingung. Haruskah ku bahagia? Atau ku malah harus sedih? Entahlah. Biar hari esok yang menjawab. Dia adalah cewek yang kusuka. Aku sudah usaha keras untuk menata hati agar tak galau lagi karenanya. Sejauh ini hasilnya lumayan, hatiku baik-baik saja. Mungkin itu juga dibantu karena kita udah lama gak ketemu. Sekarang tiba-tiba dia datang. Membawa luka lama yang belum hilang. Membawa rindu yang hampir usang. Membawa senyum yang menyilaukan. Membawa rasa yang hampir padam. Membawa gemuruh yang begitu berisik. Hmmmmm..... Ku hela nafas panjang. Semoga hal-hal baik selalu menyertai. Semoga tak terjadi lagi kisah kelam di masa lampau. Semoga semua baik-baik saja :) (29-4-16) http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/

MENGAJAR YANG BAIK

Bismillah, budaaaall..!! Mengajar bukan hal yang sederhana. Tak cukup seseorang itu pintar dan dipastikan dia akan mengajar dengan baik. Mengajar adalah sebuah seni. Seni dari seorang seniman (guru) membuat karya yang hebat (siswa yang bisa menikmati pelajaran). Dan ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Karena di dalam kelas ada banyak siswa yang punya karakter berbeda-beda. Di sinilah tugas guru, yaitu bagaimana membuat semua siswa semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Agar siswanya bisa semangat, guru harus memperhatikan apa-apa yang disukai siswanya. Diantaranya, siswa itu suka jika semua pekerjaannya dihargai. Seperti setiap catatannya, setiap tugasnya, dan setiap semua yang diperintahkan guru. Jadi rekaplah semuanya. Misalkan satu pertemuan nulis satu catatan, ya hitunglah itu satu. Jika satu semester ada 15 catatan, ya hitunglah itu 15 catatan. Begitu juga dengan tugas atau misalkan ada praktek, lakukan hal serupa seperti catatan. Agar lebih mudah merekapnya, berila...