Skip to main content

KREATIF SAMPAI MATI

KREATIF SAMPAI MATI


Setelah baca buku 'Sila Ke Enam, Kreatif Sampai Mati' karya Wahyu Aditya, aku jadi mulai berani bikin perubahan. Gak lagi takut komentar orang asal aku yakin yang aku lakuin itu bener.
Ada banyak perubahan sih. Diantaranya; aku pernah nyetel musik waktu jaga ujian SMA. Tentunya aku nyetel musik bukan buat aku sendiri, tapi buat murid-muridku. Aku kasian mereka kayak puyeng banget gitu.
Aku juga sering banget bawa buku-bukuku ke ruang ujian. Habisnya mereka gak dibolehin keluar ruangan sebelum waktu ujian kelar atau minimal 15 menit sebelumnya. Kan kasian bagi mereka yang emang pinter jadi ngerjain soalnya cepet tapi gak bisa keluar, malah kekurung di ruangan. Belum lagi kalo ada temennya yang tanya-tanya tentang jawaban. Dia bingung harus gimana. Dikasih jawaban keenakan temennya. Gak dikasih entar dibilang pelit, dll lah. Juga banyak anak yang sudah kelar ngerjain soal bingung mau ngapain. Jadinya aku bawa buku. Buku itu boleh dibaca bagi dia yang udah ngumpulin lembar jawaban dan soal. Tetep gak boleh keluar namun boleh baca buku. Rintangan beratnya, ketika guru lain mau jaga ujian cuma bawa map berkas-berkas ujian, aku harus bawa buku menggunung. Jujur, itu aneh banget. ''orang ini ngapain coba,'' mungkin begitu pikir mereka waktu ngeliat aku. (25-5-16)


http://farisfitrah.blogspot.co.id/

Comments

Popular posts from this blog

GADIS KECIL ITU

Semua nampak senang berfoto dengan teman ataupun keluarga mereka dengan balutan toga putih hijau. Ya, hari ini adalah hari wisuda mereka. Namun tidak dengan Tutik. Tak ada satupun keluarganya yang datang. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, namun hanya raut bahagia dari teman-temannya dan keluarga mereka yang nampak. Tiba-tiba saja salah seorang teman Tutik mengajak berfoto. Tutik tersenyum. Namun hatinya tidak. *** Tutik rebahkan badannya di kasur kamar. Ia pandangi langit-langit kamar sambil memikirkan acara wisudanya tadi. Sejurus kemudian Tutik ambil hpnya dan membuka facebook . Ia tuliskan ‘hari yang bahagia (harusnya), wisuda yang bahagia (harusnya), keluarga yang bahagia (harusnya)’ *** Aku kaget melihat status Tutik. Tutik yang selama ini kukenal tegar tiba-tiba jadi rapuh. Aku hanya sedikit menyesalkan apa yang Tutik lakukan. Dia boleh sedih namun lebih baik tidak menampakkannya, apalagi mengumbarnya. Aku yakin Allah sudah menyiapkan pahala yang tera...

DATANGMU ITU ……….

Dia datang. Dia datang. Ya, dia datang. Aaaaaahhhhh!!! Aku bingung. Haruskah ku bahagia? Atau ku malah harus sedih? Entahlah. Biar hari esok yang menjawab. Dia adalah cewek yang kusuka. Aku sudah usaha keras untuk menata hati agar tak galau lagi karenanya. Sejauh ini hasilnya lumayan, hatiku baik-baik saja. Mungkin itu juga dibantu karena kita udah lama gak ketemu. Sekarang tiba-tiba dia datang. Membawa luka lama yang belum hilang. Membawa rindu yang hampir usang. Membawa senyum yang menyilaukan. Membawa rasa yang hampir padam. Membawa gemuruh yang begitu berisik. Hmmmmm..... Ku hela nafas panjang. Semoga hal-hal baik selalu menyertai. Semoga tak terjadi lagi kisah kelam di masa lampau. Semoga semua baik-baik saja :) (29-4-16) http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/

MENGAJAR YANG BAIK

Bismillah, budaaaall..!! Mengajar bukan hal yang sederhana. Tak cukup seseorang itu pintar dan dipastikan dia akan mengajar dengan baik. Mengajar adalah sebuah seni. Seni dari seorang seniman (guru) membuat karya yang hebat (siswa yang bisa menikmati pelajaran). Dan ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Karena di dalam kelas ada banyak siswa yang punya karakter berbeda-beda. Di sinilah tugas guru, yaitu bagaimana membuat semua siswa semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Agar siswanya bisa semangat, guru harus memperhatikan apa-apa yang disukai siswanya. Diantaranya, siswa itu suka jika semua pekerjaannya dihargai. Seperti setiap catatannya, setiap tugasnya, dan setiap semua yang diperintahkan guru. Jadi rekaplah semuanya. Misalkan satu pertemuan nulis satu catatan, ya hitunglah itu satu. Jika satu semester ada 15 catatan, ya hitunglah itu 15 catatan. Begitu juga dengan tugas atau misalkan ada praktek, lakukan hal serupa seperti catatan. Agar lebih mudah merekapnya, berila...