Skip to main content

PENGALAMAN BELI HP SECOND YANG RUSAK

PENGALAMAN BELI HP SECOND  YANG RUSAK



Bismillah, budaaaall..!!

Aku masih ingat tanggalnya, yaitu 9 Desember 2016. Setelah sholat Jum’at, kira-kira jam setengah 3-an, aku berangkat bersama temanku ke Malang Plasa untuk membeli hp.

Sampai disana setengah jam-an kemudian. Kita langsung menuju lantai 3, di mana di sanalah para penjual hp berkumpul. Belum jelas hp apa yang kuinginkan, aku hanya mencari berdasarkan budget yang ada. Awalnya aku hanya mematok yang harganya 1 juta seratus, namun untuk jaga-jaga aku membawa 1 juta dua ratus.

Setelah keliling ke sana ke mari, aku mulai berani mematok lebih karena hp harga 1 juta seratus spesifikasinya nanggung. Jadi mending nambahin sedikit supaya spesifikasinya dapat yang lumayan. Dan pilihanku hanya tinggal pada 2 hp. Hp Lenovo yang harganya 1 juta dua ratus lima puluh atau hp Xiomi yang berharga 1 juta dua ratus. Dan keduanya punya RAM 2 giga.

Setelah dipikir-pikir aku lebih condong ke hp Xiomi. Kita pun langsung pergi ke tempat penjualnya. Namun sayang, ternyata penjualnya salah menginformasikan spesifikasinya. Hp Xiomi itu hanya punya RAM 1 giga. Sedangkan menurutku, nanggung kalo RAMnya hanya segiga. Akhirnya penjualnya pun mencarikan hp Xiomi lainnya yang punya RAM 2 giga.

Beberapa saat kemudian penjual datang membawa hp Xiomi yang punya RAM 2 giga. Penjual bilang bahwa itu bukan barang dia. Barang itu dia ambil dari penjual lainnya. Namun dia berani memastikan bahwa barangnya bagus. Dan dia bilang kalo harganya 1 juta tiga ratus.

Agak lama kita berpikir dan akhirnya kita mengiyakan untuk membeli hp itu. Karena uangnya kurang, kita bilang kalo kita mau pulang dulu untuk ngambil uang. Sebagai jaminan, kita kasih penjual itu uang seratus ribu dan kita pun pulang untuk mengambil uang. Bersambung…

(24-12-2016)

http://farisfitrah.blogspot.com/

Comments

Popular posts from this blog

GADIS KECIL ITU

Semua nampak senang berfoto dengan teman ataupun keluarga mereka dengan balutan toga putih hijau. Ya, hari ini adalah hari wisuda mereka. Namun tidak dengan Tutik. Tak ada satupun keluarganya yang datang. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, namun hanya raut bahagia dari teman-temannya dan keluarga mereka yang nampak. Tiba-tiba saja salah seorang teman Tutik mengajak berfoto. Tutik tersenyum. Namun hatinya tidak. *** Tutik rebahkan badannya di kasur kamar. Ia pandangi langit-langit kamar sambil memikirkan acara wisudanya tadi. Sejurus kemudian Tutik ambil hpnya dan membuka facebook . Ia tuliskan ‘hari yang bahagia (harusnya), wisuda yang bahagia (harusnya), keluarga yang bahagia (harusnya)’ *** Aku kaget melihat status Tutik. Tutik yang selama ini kukenal tegar tiba-tiba jadi rapuh. Aku hanya sedikit menyesalkan apa yang Tutik lakukan. Dia boleh sedih namun lebih baik tidak menampakkannya, apalagi mengumbarnya. Aku yakin Allah sudah menyiapkan pahala yang tera...

DATANGMU ITU ……….

Dia datang. Dia datang. Ya, dia datang. Aaaaaahhhhh!!! Aku bingung. Haruskah ku bahagia? Atau ku malah harus sedih? Entahlah. Biar hari esok yang menjawab. Dia adalah cewek yang kusuka. Aku sudah usaha keras untuk menata hati agar tak galau lagi karenanya. Sejauh ini hasilnya lumayan, hatiku baik-baik saja. Mungkin itu juga dibantu karena kita udah lama gak ketemu. Sekarang tiba-tiba dia datang. Membawa luka lama yang belum hilang. Membawa rindu yang hampir usang. Membawa senyum yang menyilaukan. Membawa rasa yang hampir padam. Membawa gemuruh yang begitu berisik. Hmmmmm..... Ku hela nafas panjang. Semoga hal-hal baik selalu menyertai. Semoga tak terjadi lagi kisah kelam di masa lampau. Semoga semua baik-baik saja :) (29-4-16) http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/

MENGAJAR YANG BAIK

Bismillah, budaaaall..!! Mengajar bukan hal yang sederhana. Tak cukup seseorang itu pintar dan dipastikan dia akan mengajar dengan baik. Mengajar adalah sebuah seni. Seni dari seorang seniman (guru) membuat karya yang hebat (siswa yang bisa menikmati pelajaran). Dan ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Karena di dalam kelas ada banyak siswa yang punya karakter berbeda-beda. Di sinilah tugas guru, yaitu bagaimana membuat semua siswa semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Agar siswanya bisa semangat, guru harus memperhatikan apa-apa yang disukai siswanya. Diantaranya, siswa itu suka jika semua pekerjaannya dihargai. Seperti setiap catatannya, setiap tugasnya, dan setiap semua yang diperintahkan guru. Jadi rekaplah semuanya. Misalkan satu pertemuan nulis satu catatan, ya hitunglah itu satu. Jika satu semester ada 15 catatan, ya hitunglah itu 15 catatan. Begitu juga dengan tugas atau misalkan ada praktek, lakukan hal serupa seperti catatan. Agar lebih mudah merekapnya, berila...