Skip to main content

OH CANTIK

Bismillah, budaaaall..!!
Saat kuliah dulu, setiap ada dosen pertama kali masuk kelas, pasti akan nanya dulu ke mahasiswanya. Asalnya dari mana, dulu sekolah di mana, dulu mondok apa enggak, kalo mondok, mondok di mana.
Seorang dosen pun masuk kelas untuk pertama kali. Sambil ngabsen, juga tanya2 tentang mahasiswanya satu persatu.
Dilihatnya presensi kehadiran dan dipanggil satu nama,''Andhika!''. Dosen itu ngeliat ke arah cowok. Seketika temen2 bilang,''Paaaakk!. Andhika itu cewek, bukan cowok''. ''Loh!! Cewek ya'', jawabnya. Dilihatnya kembali presensi kehadiran, dan dipanggilnya lagi dengan suara lantang, namun kali ini dengan nama lengkapnya,''Andhika Cantik Maharani''. Salah seorang cewek pun ngangkat tangan. Diliatnya cewek itu, terus diliatnya presensi kehadiran. Kemudian diliatnya lagi cewek itu, dan diliat lagi presensi kehadiran. Dan berkata,''Namanya ada 'Cantik'nya ya. Untung dia cantik. Coba kalo gak cantik, kan kasian. Beban mental kan?''. Sontak seisi kelas ketawa.
Di laen hari, ada cowok, kakak kelas tuh cewek yang manggil dia, “Hei cantik”. Dia pun ditegur oleh temennya cewek, “kamu itu, udah godain adek kelas aja”. “Aku gak nggoda. Namanya itu emang cantik”, jawabnya. “Loh, iya ta?” balasnya. Kali ini cantik sendiri yang menjawab, “iya mbak”, ditambah senyum melingkar.
Oalah tik cantik. Cantik emang cantik sih, hehe :D (3-12-2015)

sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id


Comments

  1. gimana lok cowok juga gitu pakk,, di kasih nama ganteng jga wkwkw
    80 pak

    ReplyDelete
  2. hahaha. yo wes pak. anak'e samean emben jenengno ganteng ae :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

GADIS KECIL ITU

Semua nampak senang berfoto dengan teman ataupun keluarga mereka dengan balutan toga putih hijau. Ya, hari ini adalah hari wisuda mereka. Namun tidak dengan Tutik. Tak ada satupun keluarganya yang datang. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, namun hanya raut bahagia dari teman-temannya dan keluarga mereka yang nampak. Tiba-tiba saja salah seorang teman Tutik mengajak berfoto. Tutik tersenyum. Namun hatinya tidak. *** Tutik rebahkan badannya di kasur kamar. Ia pandangi langit-langit kamar sambil memikirkan acara wisudanya tadi. Sejurus kemudian Tutik ambil hpnya dan membuka facebook . Ia tuliskan ‘hari yang bahagia (harusnya), wisuda yang bahagia (harusnya), keluarga yang bahagia (harusnya)’ *** Aku kaget melihat status Tutik. Tutik yang selama ini kukenal tegar tiba-tiba jadi rapuh. Aku hanya sedikit menyesalkan apa yang Tutik lakukan. Dia boleh sedih namun lebih baik tidak menampakkannya, apalagi mengumbarnya. Aku yakin Allah sudah menyiapkan pahala yang tera...

DATANGMU ITU ……….

Dia datang. Dia datang. Ya, dia datang. Aaaaaahhhhh!!! Aku bingung. Haruskah ku bahagia? Atau ku malah harus sedih? Entahlah. Biar hari esok yang menjawab. Dia adalah cewek yang kusuka. Aku sudah usaha keras untuk menata hati agar tak galau lagi karenanya. Sejauh ini hasilnya lumayan, hatiku baik-baik saja. Mungkin itu juga dibantu karena kita udah lama gak ketemu. Sekarang tiba-tiba dia datang. Membawa luka lama yang belum hilang. Membawa rindu yang hampir usang. Membawa senyum yang menyilaukan. Membawa rasa yang hampir padam. Membawa gemuruh yang begitu berisik. Hmmmmm..... Ku hela nafas panjang. Semoga hal-hal baik selalu menyertai. Semoga tak terjadi lagi kisah kelam di masa lampau. Semoga semua baik-baik saja :) (29-4-16) http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/

MENGAJAR YANG BAIK

Bismillah, budaaaall..!! Mengajar bukan hal yang sederhana. Tak cukup seseorang itu pintar dan dipastikan dia akan mengajar dengan baik. Mengajar adalah sebuah seni. Seni dari seorang seniman (guru) membuat karya yang hebat (siswa yang bisa menikmati pelajaran). Dan ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Karena di dalam kelas ada banyak siswa yang punya karakter berbeda-beda. Di sinilah tugas guru, yaitu bagaimana membuat semua siswa semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Agar siswanya bisa semangat, guru harus memperhatikan apa-apa yang disukai siswanya. Diantaranya, siswa itu suka jika semua pekerjaannya dihargai. Seperti setiap catatannya, setiap tugasnya, dan setiap semua yang diperintahkan guru. Jadi rekaplah semuanya. Misalkan satu pertemuan nulis satu catatan, ya hitunglah itu satu. Jika satu semester ada 15 catatan, ya hitunglah itu 15 catatan. Begitu juga dengan tugas atau misalkan ada praktek, lakukan hal serupa seperti catatan. Agar lebih mudah merekapnya, berila...