Skip to main content

HEI, CEWEK!


Kulihat bocah satu ini lucu banget. Badannya yang kecil ditambah kelakuannya yang manja-manja mirip anak kecil malah begitu mempesonaku. Kudekati sosok ini, kulihat cara bicaranya juga kayak anak kecil. Oke, fix, kan kukejar cewek ini.
Tak lama, gak sengaja ketika fb-an nemu fbnya dia. Oke, add friend aja langung. Dan esoknya ternyata sudah diconfirm. Siip, langkah awal sukses. Lanjut langkah selanjutnya, kenalan. Aku gak mau dikenalin temennya atau orang lain. Aku harus bisa kenalan lewat usahaku sendiri. Okelah, aku akan chatting di fb dengannya.
Saat itu tiba juga. Aku sedang online, begitupun dia. Oke, tunggu apa lagi. Sikaaaattt broooo!!. Tapi ternyata realita tak semudah itu. Otak berpikir keras dulu, jadi gak ya aku chatting dia. Entar gak dipeduliin lagi, entar dia malah ngejauh lagi. Ah, gak peduli lah. Yang penting nyoba dulu.
Aku mulai chatting dengan perasaan was-was. Aku kirimkan pesan, dan hati dag dig dug menunggu jawabannya. Tiba-tiba ada pesan masuk. Yes, dia balas. Selanjutnya lebih mudah, entah kenapa ternyata kita bisa enak ngobrol. Kita ngobrol tentang segala hal.
Gak terasa udah satu jam kita asik chating-an. Misi berikutnya adalah minta nomer hp. Aku harus bisa dapetin nomernya dari usahaku sendiri tanpa minta nomernya dari orang. Hmmm, tapi gimana ya caranya. Aha, aku dapet ide. Aku ajak aja dia taruhan. Bagus-bagusan nilai kuliah di akhir semester. Yang kalah nraktir yang menang. Eh, dia tertanya mau. Dan aku bilang, “ah, entar kamu kabur. Uda deal gini, tapi entar kalo kalah gak mau nraktir. Sini nomermu”. “iya", aku gag tampang kaburan ogg J . No e pyn aja ,. ntar tak sms”, jawabnya. Hahahaha. Oh yeah, misi sukses besar.
Di akhir semester, nilaiku lebih baik darinya. Ohhhh meeeeennn!!! Mujur banget aku!!! Uda dapet kenalan, dapet nomernya, dan sekarang bisa ketemuan, itu pun ditraktir lagi. Jooosss. Hahaha
Setelah itu, kita makin deket. Yang sms-an lah, twitter-an lah, ketemuan lah, telponan lah. Eh, tiba-tiba aku dapet kabar dari temennya,”dia lo mas udah punya pacar”. DUUAAARRRRR!!! Aku kaget bukan kepalang. Yaaahhh, sia-sia dong usahaku selama ini L (29-11-2015)
Bersambung…

http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/



Comments

Popular posts from this blog

GADIS KECIL ITU

Semua nampak senang berfoto dengan teman ataupun keluarga mereka dengan balutan toga putih hijau. Ya, hari ini adalah hari wisuda mereka. Namun tidak dengan Tutik. Tak ada satupun keluarganya yang datang. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, namun hanya raut bahagia dari teman-temannya dan keluarga mereka yang nampak. Tiba-tiba saja salah seorang teman Tutik mengajak berfoto. Tutik tersenyum. Namun hatinya tidak. *** Tutik rebahkan badannya di kasur kamar. Ia pandangi langit-langit kamar sambil memikirkan acara wisudanya tadi. Sejurus kemudian Tutik ambil hpnya dan membuka facebook . Ia tuliskan ‘hari yang bahagia (harusnya), wisuda yang bahagia (harusnya), keluarga yang bahagia (harusnya)’ *** Aku kaget melihat status Tutik. Tutik yang selama ini kukenal tegar tiba-tiba jadi rapuh. Aku hanya sedikit menyesalkan apa yang Tutik lakukan. Dia boleh sedih namun lebih baik tidak menampakkannya, apalagi mengumbarnya. Aku yakin Allah sudah menyiapkan pahala yang tera...

DATANGMU ITU ……….

Dia datang. Dia datang. Ya, dia datang. Aaaaaahhhhh!!! Aku bingung. Haruskah ku bahagia? Atau ku malah harus sedih? Entahlah. Biar hari esok yang menjawab. Dia adalah cewek yang kusuka. Aku sudah usaha keras untuk menata hati agar tak galau lagi karenanya. Sejauh ini hasilnya lumayan, hatiku baik-baik saja. Mungkin itu juga dibantu karena kita udah lama gak ketemu. Sekarang tiba-tiba dia datang. Membawa luka lama yang belum hilang. Membawa rindu yang hampir usang. Membawa senyum yang menyilaukan. Membawa rasa yang hampir padam. Membawa gemuruh yang begitu berisik. Hmmmmm..... Ku hela nafas panjang. Semoga hal-hal baik selalu menyertai. Semoga tak terjadi lagi kisah kelam di masa lampau. Semoga semua baik-baik saja :) (29-4-16) http://sekarangbelajaryuk.blogspot.co.id/

MENGAJAR YANG BAIK

Bismillah, budaaaall..!! Mengajar bukan hal yang sederhana. Tak cukup seseorang itu pintar dan dipastikan dia akan mengajar dengan baik. Mengajar adalah sebuah seni. Seni dari seorang seniman (guru) membuat karya yang hebat (siswa yang bisa menikmati pelajaran). Dan ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Karena di dalam kelas ada banyak siswa yang punya karakter berbeda-beda. Di sinilah tugas guru, yaitu bagaimana membuat semua siswa semangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Agar siswanya bisa semangat, guru harus memperhatikan apa-apa yang disukai siswanya. Diantaranya, siswa itu suka jika semua pekerjaannya dihargai. Seperti setiap catatannya, setiap tugasnya, dan setiap semua yang diperintahkan guru. Jadi rekaplah semuanya. Misalkan satu pertemuan nulis satu catatan, ya hitunglah itu satu. Jika satu semester ada 15 catatan, ya hitunglah itu 15 catatan. Begitu juga dengan tugas atau misalkan ada praktek, lakukan hal serupa seperti catatan. Agar lebih mudah merekapnya, berila...